Jakarta,
14 Agustus 2026 - Presiden RI Prabowo Subianto menyebut banyak
perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak produktif dan
terus merugi. Karena itu, sejak awal pemerintahannya hingga hari ini,
sebanyak 290 dari 1.074 BUMN telah ditutup.
“Saya dengan bangga,
hari ini saya melaporkan kepada Majelis yang terhormat, hari ini kita
telah menutup 290 BUMN,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan
Sidang Bersama DPR dan DPD RI, di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Menurut
Prabowo, penutupan 290 BUMN itu telah menghemat biaya operasional
hingga Rp50 triliun. Ini di antaranya terdiri dari gaji direksi, biaya
perjalanan dinas, sewa gedung, dan sewa mobil.
"Dengan perampingan jumlah BUMN, hari ini saja kita telah menghemat biaya overhead sekitar Rp50 triliun," tuturnya.
Ia
pun menargetkan pemerintah akan menutup lagi sekitar 750 BUMN yang
tidak produktif hingga akhir tahun 2026. Presiden ingin jumlah BUMN
paling banyak hanya 300 perusahaan.
“Pada 31 Desember 2026, kita
targetkan hanya akan memiliki paling banyak 300 BUMN. (Sebanyak) 750
BUMN lebih akan kita tutup. Hanya yang produktif, hanya yang menciptakan
nilai tambah untuk rakyat akan kita pertahankan. Ini mungkin adalah
restrukturisasi korporasi terbesar di dunia,” ucapnya.
Prabowo
menilai besarnya uang yang dihemat ini dapat dimanfaatkan untuk hal lain
seperti renovasi sekolah dan pembangunan puskesmas.
“Target kita
harus menghemat Rp70 triliun lebih. Kita bisa bayangkan dengan Rp50
triliun berapa puskesmas bisa kita perbaiki. Berapa sekolah bisa kita
renovasi. Berapa rumah untuk rakyat kita bisa kita berikan,” kata dia.
Dalam
kesempatan itu, Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada pimpinan
Danantara. Ia juga menyampaikan gagasannya agar dibentuk badan ad hoc
khusus untuk mengusut jajaran direksi BUMN periode 30 tahun sebelumnya.
“Mungkin
harus kita bentuk suatu pengadilan ad hoc khusus, untuk kita usut
pengurus-pengurus direksi 30 tahun ke belakang. Mungkin. Tapi saya juga
akan menghadapi Majelis, saya akan menghadapi DPR. Saya akan minta kalau
perlu kita memberi juga peluang, semacam amnesti khusus untuk mereka
yang tobat, mereka yang sadar, mereka yang mengakui. Nah, ini saya
serahkan kepada wakil-wakil rakyat untuk memutuskan,” ujar Prabowo.
Rill/Red
Prabowo: Penutupan 290 BUMN Menghemat Biaya Rp50 T, Bakal Tutup 750 BUMN Lagi yang Tak Produktif
Lk
Font size:
12px
Baca juga:

0Komentar