< iframe id="forum_embed" src="javascript:void(0)" scrolling="no" frameborder="0" width="900" height="700">< br /> < br /> < br /> < br /> < script type="text/javascript"> document.getElementById ('forum_embed').src = 'https://groups.google.com/ forum/embed/?place=forum/ TerbaikTerjitu2T ' + '&showsearch=true&showpopout =true&showtabs=false' + '&parenturl=' + encodeURIComponent (window.location.href); < /script>< br /> < br /> < br /> < br /> < br /> < br /> < style type="text/css"> body{background:#eee;} #main-wrapper {width:100%;border:1px solid #ccc;} #sidebar- wrapper, .breadcrumbs, #comments, .post-footer, #blog-pager{display:none} < /style >

Muhammad Rizal DPR RI Sosialisasi Program BKKBN Cegah Stunting Bersama 250 Masyarakat Perumahan Legok Indah

Tangerang, iNewsindonesia.com - Muhammad Rizal Anggota Komisi IX DPR RI menggandeng BKKBN Banten sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edu...

Tangerang, iNewsindonesia.com - Muhammad Rizal Anggota Komisi IX DPR RI menggandeng BKKBN Banten sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) program bangga kencana cegah stunting bersama masyarakat perumahan Legok Indah Permai dan Legok Residenece Kecamatan Legok.

Kegiatan sosialisasi tersebut di gelar di rumah pertemuan Dian Mustika Kabupaten Tangerang, Jumat (10/11/2023). Kegiatan sosialisasi itu dihadiri dari berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua RTRW, generasi milenial, pemuda pemudi, ibu-ibu pengajian dan lainnya. Semua pesertanya pun sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan sosialisasi itu pun di isi dengan memperingati hari pahlawan dengan mengheningkan cipta mendoakan para pejuang pahlawan kemerdekaan.

Hadir sebagai narasumber Plh Kepala Perwakilan BKKBN Banten Indah Susanti, dan Kepala Dinas DPPKB Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi dan Evi beserta timnya.

Muhammad Rizal mengatakan kegiatan sosialisasi ini dalam rangka mengedukasi masyarakat dengan memberikan ilmu tentang wawasan pencegahan stunting dan melakukan pola hidup yang sehat kepada masyarakat, agar generasi masa depan menjadi generasi yang kuat, hebat dan cerdas brilian.

"Kita terus melakukan intervensi upaya-upaya pencegahan stunting seperti kegiatan sosialisasi ini. Kita berharap angka stunting ini terus turun, sehingga kedepannya di wilayah masyarakat kita tidak ada stunting," jelasnya.

Rizal menyampaikan bahwa mencegah stunting ada beberapa faktor, pertama pola asuh anak harus benar, dan anak pun harus diberikan asupan gizi makanannya yang sesuai dengan umurnya.

"Target kedepan tahun 2045 Indonesia menjadi Generasi Emas, menjadi negara yang besar, negara yang hebat, kuat, sejahtera, maka dari itu kita harus mempersiapkan generasi penerus bangsa yang cerdas, hebat dan kuat," terang Muhammad Rizal Politisi PAN asal daerah pemilihan Banten III, Tangerang Raya.

Rizal mengungkapkan bahwa jumlah penduduk kabupaten Tangerang masuk tiga besar secara nasional jumlah penduduknya. Maka dari itu pihaknya terus turun ke masyarakat membawa program mitra kerja komisi IX agar masyarakat dapat merasakan program-program pemerintah. Sehingga masyarakat kedepannya lebih baik lagi.

"Semoga apa yang saya perjuangkan dan lakukan dapat bermanfaat untuk masyarakat, sehingga masyarakat kita semakin baik kesehatannya dan masyarakat kita bahagia dan sejahtera," harapnya.

Sementara itu, Plh Kepala Perwakilan BKKBN Banten Indah Susanti mengatakan langkah-langkah sosialisasi seperti ini untuk melakukan percepatan penanganan stunting, untuk mencegah supaya tidak ada stunting baru, sehingga terciptanya zero stunting.

"Jadi penurunan dan pencegahan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan. Stunting mempengaruhi perkembangan otak sehingga tingkat kecerdasan anak tidak maksimal. Hal ini berisiko menurunkan produktivitas pada saat dewasa," jelasnya.

"Semoga kita bisa mencegah stunting baru, zero new stunting, yang sudah stunting kita perbaiki kualitas hidupnya, agar menjadi lebih baik," ungkapnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas DPPKB Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi mengatakan stunting itu adalah gagalnya pertumbuhan perkembangan anak balita di bawah umur 5 tahun. 

Karena adanya gangguan gizi kronis dan penyakit infeksi berulang (kronis), ditandai dengan tinggi badan yang kurang normal.

"Maka dari itu orang tua harus memberikan asupan gizi yang berprotein untuk anak balitanya. Seperti telur rebus, daging, ikan, sayuran dan buah. agar anak-anak kita menjadi sehat dan cerdas," jelasnya.

Selain itu, perhatikan gizi seribu hari pertama anak, peran orang tua untuk mencegahnya, dengan memberikan ASI eksklusif dan imunisasi. Dan lakukan pemeriksaan rutin di puskesmas. Selain itu menggunakan akses sanitasi dan jaga kebersihan, serta aktif minum tablet tambah darah.

Sementara itu, tokoh masyarakat RWRT setempat mengungkapkan rasa terima kasihnya dan mengapresiasi Muhammad Rizal DPR RI fraksi PAN turun sosialisasi BKKBN seperti ini, sehingga masyarakat mengetahui betapa pentingnya mencegah stunting.

"Dewan Muhammad Rizal ini baik sekali, kami bangga Dewan Muhammad Rizal sering turun membantu ke wilayah kami, sebelumnya beliau telah memberikan mobil ambulance dan berbagai program lainnya, melalui beliau kami menyampaikan aspirasi masyarakat. Semoga beliau selalu sehat dan dapat terpilih kembali menjadi DPR RI," ungkapnya. Rill/Red

Related

Berita Daerah 7606451998438870976

Posting Komentar

emo-but-icon


Galery Kesehatan

Hot in week

MODEL

POST UPDATE


Iklan Anda Disini

Politik Hukum

Tokoh Publik

WWF ke-10 di Bali Hasilkan 113 Proyek hingga Senilai 9,4 Miliar USD

BALI, inewsindonesia.com - World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali Hasilkan 113 proyek hingga senilai 9,4 miliar USD. Menteri PUPR, Basuki Ha...

Berita Satu

Politik Sosial

Ngopi Yuk

Gaya Hidup

item