TUG7Tfz8TUA7GpYpTUYlGUYpBY==

Breaking News:

00 month 0000

Kupas Inspirasi dari Pendiri Brand Lokal, Julian Bongsoikrama Dorong Keberanian Mahasiswa Merintis Start-up

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Jakarta, inewsindonesia.com - Mengubah passion menjadi aksi bisnis yang nyata bukan sekadar angan-angan bagi mahasiswa Budi Luhur University. Pada Selasa (29/9/2026) kampus ini telah sukses memfasilitasi mahasiswanya untuk menyerap ilmu langsung dari para pendiri brand kecantikan lokal dalam acara bertajuk “Creating Opportunities & Entrepreneurial Impact in Glow Economy”.   

Terselenggara di Auditorium Grha Mahardhika Bujana, acara ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Budi Luhur University, CEDEFINDO, dan Martha Tilaar Group. Tidak tanggung-tanggung, Dr. Kilala Tilaar selaku CEO Martha Tilaar Group turun langsung memberikan keynote speech yang menyoroti betapa besarnya potensi pasar industri perawatan kulit dan kecantikan di Tanah Air.   

Sesi diskusi berjalan dengan sangat interaktif bersama Ruskha dari RAINE BEAUTY dan Ricky Tan dari tanskin®, yang membagikan jatuh bangun mereka membangun merek dari nol. Sesi ini turut diseimbangkan dengan perspektif akademis dari Dr. Qodariah, S.E., M.M., Ketua LSP Manajemen Bisnis Pemasaran kampus tersebut.

Dukungan institusional terhadap pengembangan wirausaha mahasiswa ini sangat kuat. Saat ditemui setelah acara selesai, Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc., menegaskan bahwa YPBLC memprioritaskan lahirnya lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga tangguh sebagai entrepreneur.

"Kami di Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti melihat bahwa industri Glow Economy adalah lautan peluang. Kami mendukung penuh acara ini karena sejalan dengan visi yayasan untuk melahirkan lulusan yang inovatif. Ini saatnya mahasiswa mendengarkan langsung dari praktisinya, menyalakan semangat, dan mewujudkan ide mereka jadi bisnis nyata," tegas Julian.

Peserta yang hadir tidak hanya mendapatkan wawasan berharga, tetapi juga menikmati ragam fasilitas mulai dari akses masuk gratis, sertifikat, hingga produk gratis dan makanan ringan. Berakhirnya acara ini diharapkan menjadi batu loncatan awal bagi para mahasiswa untuk mulai merintis bisnis di sektor ekonomi kreatif dan kecantikan. Rill/Red

Baca juga:

0Komentar

ads banner